Dalam hal memilih kacamata, tentu lensa merupakan hal penting yang harus dipahami oleh seseorang saat memutuskan untuk menggunakan kacamata. Karena frame/bingkai kacamata dan lensa adalah bagian yang tidak terpisahkan. Bagi sebagian orang yang baru pertama kali menggunakan kacamata mungkin sedikit bingung jenis lensa apa yang harus dipilih setelah mengetahui bahwa jenis kelemahan matanya adalah minus atau plus.
Oleh karena itu penulis ingin sedikit menjelaskan jenis-jenis lensa sebagai langkah tahap selanjutnya, ketika frame kacamata telah ditentukan sesuai dengan keinginan si pemakai. Agar setidaknya dalam memilih jenis lensa bisa sesuai dengan kebutuhan dan tentunya sehat bagi mata. Karena lensa yang baik menentukan daya kerja mata agar tidak mudah lelah serta nyaman saat digunakan. Dan tidak sekedar memilih lensa. Pengguna kacamata harus cermat memilih sebuah lensa sesuai dengan kebutuhan dan jenis aktifitas yang dikerjakan sehari-harinya. Agar kegiatan aktifitas tidak terganggu dalam hal penglihatan.
Lensa yang penulis maksud dibawah ini merupakan jenis-jenis lensa pada umumnya. Dan sering ditawarkan oleh optik kacamata ketika menentukan jenis lensa yang dipilih.
TIPE JENIS LENSA
* Lensa Emerald Supersin
Lensa Emerald Supersin sering kali disebut sebagai lensa pantul atau lensa anti lelah. Karena jenis lensa ini dapat mengurangi pantulan cahaya yang berasal dari sejumlah sinar atau berkas cahaya yang masuk ke dalam medium lensa. Dan mata tidak mudah lelah bila sering menatap layar hp/komputer/laptop. Karena sinyal radiasi yang berhadapan dengan lensa ini akan dipantulkan kembali, hingga membuat mata menjadi nyaman dan tidak mudah lelah.
* Lensa Transition
Sebuah lensa dengan intensitas sinar uv yang menggunakan teknologi cutting edge photocromic. Sehingga lensa ini seperti sebuah hologram yang bisa berubah-ubah warna akibat efek sejumlah cahaya yang terbias. Oleh karena itu lensa jenis transition bila didalam ruangan akan berwarna bening, namun bila diluar ruangan yang terpapar cahaya matahari akan terlihat gelap seperti sunglasses yang dapat memberikan terhadap mata dari sinar ultraviolet.
* Lensa Essilor
Sebuah permukaan lensa sangat rentan terhadap goresan. Jenis lensa crizal essilor ini adalah jenis lensa yang tahan terhadap goresan. Sehingga kejelasan visual yang optimal bisa dilihat dengan menggunakan jenis lensa ini.
☆ Keunggulan Jenis lensa essilor ;
● Anti air (uap dan embun)
● Anti Noda
● Anti Goresan
● Anti Refleksi / pantulan cahaya
* Lensa Progresif
Sebuah lensa, khusus untuk umur 35 tahun keatas. Lensa ini memiliki dua titik fokus. Pembedanya terletak pada lensanya yang tidak memiliki jarak atau garis pembatas, antara fokus untuk melihat jauh dengan fokus untuk melihat dekat. Lensa ini juga menghasilkan sudut pandang jarak sedang sehingga menambah kenyamanan pemakainya.
☆ Keunggulan lensa progresif ;
● Dari segi estetik, tidak ada "batas" jadi terlihat lebih muda.
●Dari unsur segi kenyamanan, perpindahan penglihatan jauh dan dekat lebih nyaman dibanding lensa bifokal biasa. 《tanpa loncatan bayangan / image jump 》.
● Dari segi fungsi, lensa progresif dapat memenuhi akan kebutuhan "penglihatan menengah". Hal ini tidak akan didapati pada lensa bifokal biasa.






Bagus infonya. Jadi sedikit ngerti mau pilih lensa apa klo beli kacamata.
ReplyDeletethanks. u welcome
DeleteEfek pakai kacamata yang sudah dibuat label minus dipasaran yg harga dibawah 100k apa gan ?
ReplyDeletememakai kacamata yg sedikit pasaran yang ada dipinggir jalan agak sedikit berbahaya eyang. karena rata-rata lensanya lensa biasa. Dan lensa yang dipasang tidak menggunakan lensa anti radiasi, bila dipakai dalam kondisi yang lama bisa berefek cukup serius terhadap mata. seperti tambah minusnya atau plusnya.Mata juga cepat lelah terhadap lensa tersebut.
Delete